Kronologi Anggota TNI Tewas Ditikam Pengunjung Restoran di Wonosobo

JurnalLugas.Com – Suasana malam akhir pekan di sebuah restoran kawasan Desa Jolontoro, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, mendadak mencekam. Seorang anggota TNI, Serda RS, tewas akibat luka tusuk saat berusaha melerai pertikaian antara pengunjung dengan pihak restoran, Sabtu (13/9/2025).

Kepala Penerangan Kodam IV/Diponegoro, Kolonel Andy Soelistyo, membenarkan insiden tragis tersebut. Menurutnya, korban datang ke Resto Shaka usai melaksanakan tugas pemantauan. “Korban datang ke lokasi untuk makan malam. Saat itu ia mendengar keributan dan berinisiatif menengahi,” ujarnya di Semarang, Minggu (14/9/2025).

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Cemburu Buta Pria di Tangerang Habisi Istri Kedua di Rumah Sendiri Ini Kronologinya

Kronologi Kejadian

Peristiwa bermula ketika seorang pengunjung berinisial I terlibat cekcok dengan petugas restoran menjelang tengah malam. Serda RS yang sedang berada di lokasi berusaha menenangkan situasi dan mengarahkan pengunjung tersebut ke area parkir.

Namun, keadaan justru memburuk. “Pelaku menuju mobilnya dan mengambil senjata tajam. Tanpa diduga, ia menyerang korban dari belakang hingga mengenai bagian wajah,” jelas Kolonel Andy.

Usai melakukan penyerangan, pelaku langsung melarikan diri menggunakan mobil. Sementara itu, korban yang mengalami luka parah segera mendapat pertolongan dari petugas dan pengunjung restoran sebelum dilarikan ke rumah sakit. Sayangnya, nyawa Serda RS tidak dapat diselamatkan dan ia dinyatakan meninggal dunia pada Sabtu dini hari.

Penyelidikan Lanjutan

Kodam IV/Diponegoro menegaskan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Polisi Militer serta Polres Wonosobo untuk mengusut kasus ini. “Kami memastikan penyelidikan berjalan secara transparan. Aparat gabungan kini fokus memburu pelaku,” tegas Kolonel Andy.

Baca Juga  Rekonstruksi Pembunuhan dan Kekerasan Seksual Siswi SMP di Pantai Cermin Berakhir Ricuh

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus kekerasan di ruang publik yang menelan korban jiwa. Tindakan sigap aparat diharapkan dapat segera mengungkap motif dan menangkap pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

Sumber berita lainnya dapat dibaca di: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait