JurnalLugas.Com – Sinergi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) RI dan Polda Sumatera Utara (Sumut) kembali membuahkan hasil besar. Sepanjang Januari hingga 25 September 2025, aparat berhasil menindak 1,4 ton sabu-sabu beserta jenis narkotika lain, mulai dari ekstasi, kokain, hingga ganja.
Menurut Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, total keseluruhan barang bukti yang berhasil diamankan di wilayah Sumut dan Aceh mencapai 1,7 ton. Jumlah tersebut setara dengan penyelamatan 7,8 juta jiwa dari ancaman narkoba yang merusak generasi.
Ia menegaskan, capaian itu tidak lepas dari kerja sama erat antaraparat penegak hukum. “Dari langkah pencegahan hingga penindakan, kolaborasi ini berhasil mengurangi potensi kerugian negara yang bila dihitung bisa mencapai lebih dari Rp2,65 triliun,” jelas Suyudi saat memberikan keterangan di Medan, Jumat (26/9/2025).
Operasi Terpadu Antarlembaga
Lebih lanjut, Suyudi menilai keberhasilan tersebut merupakan bukti konkret dari operasi terpadu dalam program P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkotika).
“Kerja sama yang dibangun bukan sekadar slogan, tapi betul-betul implementasi di lapangan. Negara hadir secara penuh untuk menjaga masyarakat dari sindikat narkoba yang bergerak masif lintas batas,” ungkapnya.
Ribuan Kasus Terbongkar
Dalam rentang waktu yang sama, Polda Sumut mencatat ada 4.749 kasus narkoba yang berhasil diungkap dengan jumlah tersangka mencapai 6.004 orang. Angka ini memperlihatkan luasnya jaringan peredaran yang berhasil dipersempit melalui operasi gabungan.
Suyudi menekankan, pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tugas kolektif seluruh elemen bangsa. “Perang melawan narkotika adalah misi bersama. Tidak ada batas wilayah ketika menyangkut keselamatan generasi,” ucapnya.
Penegasan Peran Negara
Keberhasilan pengungkapan kasus ini sekaligus menegaskan posisi pemerintah dalam melawan sindikat narkotika internasional. Selain menyelamatkan generasi muda, operasi tersebut menutup celah masuknya barang haram yang berpotensi merusak stabilitas sosial dan ekonomi di tanah air.
Simak berita kriminal dan investigasi terbaru hanya di JurnalLugas.Com






