Zulkifli Hasan Ungguli AHY dan Cak Imin, Jadi Menko Paling Berprestasi Versi SPIN

JurnalLugas.Com — Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), dinobatkan sebagai Menko dengan kinerja terbaik dalam Kabinet Merah Putih. Pengakuan ini diberikan oleh lembaga survei Strategic and Political Insight Network (SPIN), berdasarkan hasil survei nasional terbaru yang menilai capaian satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dalam survei tersebut, 24,4 persen responden menilai Zulkifli Hasan sebagai Menko dengan kinerja paling memuaskan. Di posisi kedua, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko Pembangunan Kewilayahan) meraih 22,6 persen, disusul Abdul Muhaimin Iskandar (Menko Pemberdayaan Masyarakat) dengan 21,2 persen.

Bacaan Lainnya

Direktur Eksekutif SPIN, Mawardin Sidik, menjelaskan bahwa hasil ini merefleksikan penilaian publik terhadap efektivitas para Menko dalam menjaga stabilitas nasional di bidang pangan, ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.

“Temuan ini menunjukkan kuatnya peran Menko Pangan dalam mengoordinasikan kebijakan lintas sektor. Banyak tugas strategis yang diberikan langsung oleh Presiden kepada Zulhas,” ujar Mawardin di Jakarta, Jumat (17/10/2025).

Stabilitas Pangan Jadi Kunci

Menurut Mawardin, masyarakat menilai kinerja Zulkifli Hasan paling konkret dan terasa langsung manfaatnya, terutama dalam menjaga stabilitas pangan nasional. Sepanjang tahun pertama pemerintahan Prabowo–Gibran, Zulhas dinilai mampu mengoordinasikan kementerian terkait agar pasokan pangan tetap aman dan harga terkendali.

“Isu pangan menjadi perhatian utama publik. Zulhas berhasil memastikan cadangan pangan tetap stabil, bahkan mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah,” imbuh Mawardin.

Selain itu, Zulkifli juga dinilai berhasil mengoptimalkan program ketahanan pangan, memperkuat ekonomi desa, serta mempercepat realisasi program cetak sawah baru untuk meningkatkan produksi nasional.

Survei SPIN: Publik Mulai Menilai Arah Kebijakan

Masih berdasarkan survei SPIN, posisi berikutnya setelah tiga besar Menko ditempati oleh Yusril Ihza Mahendra (9,9 persen), Airlangga Hartarto (7,2 persen), Pratikno (2,0 persen), dan Djamari Chaniago (1,1 persen). Sementara 11,7 persen responden menyatakan tidak tahu atau enggan menjawab.

“Setelah satu tahun pemerintahan berjalan, publik mulai bisa menilai arah kebijakan kabinet Prabowo–Gibran. Peran Menko sangat krusial dalam menjaga sinergi lintas sektor, terutama di bidang pangan dan ekonomi rakyat,” jelas Mawardin.

Keberhasilan Zulhas ini disebut memperkuat posisinya sebagai figur sentral dalam mewujudkan kedaulatan pangan nasional, sekaligus menjadi indikator kuatnya koordinasi kabinet di bawah pemerintahan Prabowo–Gibran.

Klaster Kinerja Menteri: Dari yang Paling Menonjol Hingga Masih Berproses

SPIN juga membagi hasil penilaian publik terhadap menteri kabinet dalam dua klaster besar.
Klaster pertama diisi oleh para menteri yang dinilai publik memiliki kinerja nyata dan komunikatif, terutama di bidang pelayanan publik. Berikut hasilnya:

  • Abdul Mu’thi (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah) – 67,5 persen
  • Amran Sulaiman (Menteri Pertanian) – 67,3 persen
  • Yandri Susanto (Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal) – 66,9 persen
  • Sjafrie Sjamsoeddin (Menteri Pertahanan) – 66,5 persen
  • Nasaruddin Umar (Menteri Agama) – 66,1 persen

Sementara itu, klaster kedua berisi para menteri dengan kinerja cukup baik namun masih menghadapi tantangan dalam percepatan implementasi kebijakan serta efektivitas komunikasi publik. Kementerian dalam kelompok ini sebagian besar bergerak di bidang ekonomi dan tata kelola pemerintahan. Hasilnya antara lain:

  • Supratman Andi Agtas (Menteri Hukum) – 58,8 persen
  • Muhamad Tito Karnavian (Menteri Dalam Negeri) – 58,3 persen
  • Budi Santoso (Menteri Perdagangan) – 57,9 persen

Metodologi Survei

Survei SPIN dilakukan pada 1–9 Oktober 2025 di 38 provinsi, melibatkan 1.600 responden menggunakan metode multistage random sampling. Margin of error tercatat ±2,45 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasil ini menjadi gambaran awal evaluasi publik terhadap kinerja para pembantu Presiden Prabowo Subianto dalam satu tahun pertama pemerintahannya sekaligus mengonfirmasi bahwa isu pangan tetap menjadi barometer utama keberhasilan kabinet.

“Seluruh isi artikel ini dilindungi oleh undang-undang hak cipta. Dilarang menyalin, menyebarluaskan, atau mempublikasikan ulang sebagian maupun seluruh isi artikel dari JurnalLugas.Com tanpa izin tertulis dari Redaksi JurnalLugas.Com.”

Baca selengkapnya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Kopdes Merah Putih Resmi Jadi Penyalur Bansos, Gas LPG, Pinjaman Murah Lawan Rentenir

Pos terkait