JurnalLugas.Com – Menteri UMKM Maman Abdurrahman mencatat hingga 20 Oktober 2025, penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah mencapai Rp218 triliun kepada 3,72 juta debitur.
“Capaian KUR ini cukup menggembirakan, terutama karena 60 persen lebih tersalurkan untuk sektor produktif, melebihi target yang ditetapkan,” kata Maman, Rabu (22/10/2025).
Dari jumlah tersebut, 1,08 juta merupakan debitur graduasi dan 1,05 juta debitur baru. Menurut data Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), setiap debitur rata-rata menyerap dua hingga tiga tenaga kerja, menandakan program ini berdampak signifikan terhadap lapangan pekerjaan.
Maman juga menyoroti program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang melibatkan UMKM sebagai penyedia bahan pangan. “Hingga kini, hampir 10 ribu UMKM ikut berperan. Program ini sekaligus memperkuat ekonomi lokal, bukan sekadar intervensi sosial,” ujarnya.
Selain itu, Kementerian UMKM mendorong alokasi minimal 30 persen ruang komersial publik untuk pengusaha UMKM. Hingga triwulan kedua 2025, pemerintah menyediakan 40 persen infrastruktur publik, dimanfaatkan oleh 6.400 UMKM di 392 unit fasilitas.
Maman menekankan, seluruh keberhasilan ini hasil kerja sama pemerintah, lembaga keuangan, pengusaha, dan masyarakat. “Kolaborasi ini penting agar UMKM tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang kompetitif di tingkat global,” tegasnya.
Baca berita lainnya di: JurnalLugas.Com






