Skandal MPAM & Narada Asset, OJK Tegaskan Integritas Pasar Modal

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK)
Foto : Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

JurnalLugas.Com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan sikapnya untuk mendukung langkah-langkah penegakan hukum yang tengah dilakukan aparat, khususnya di sektor pasar modal, sesuai peraturan perundang-undangan.

Anggota Dewan Komisioner OJK pengganti Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon, Hasan Fawzi, menekankan pentingnya penegakan hukum sebagai bagian dari Reformasi Integritas Pasar Modal. “Penegakan hukum merupakan upaya menjaga integritas dan kepercayaan terhadap pasar modal agar berjalan sehat, adil, dan berkelanjutan,” kata Hasan, Jakarta, Selasa (03/02/2026).

Bacaan Lainnya

Hasan menambahkan, OJK akan memperkuat pengawasan pasar modal dan siap bekerja sama dengan aparat penegak hukum sesuai kewenangan yang dimiliki.

Baca Juga  Pembiayaan Berbasis Token untuk Kreator Kolaborasi Kemenekraf dan OJK

Kasus terbaru yang menjadi sorotan adalah penetapan tiga tersangka oleh Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri terkait dugaan tindak pidana pasar modal oleh PT Minna Padi Aset Manajemen (MPAM).

Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan, tersangka terdiri atas DJ selaku Direktur Utama PT MPAM, ESO pemegang saham PT MPAM, serta EL yang merupakan istri ESO. Transaksi saham yang dijadikan underlying asset produk reksadana diduga berasal dari pasar nego dan reguler, melibatkan akun reksa dana pihak internal dan perusahaan afiliasi.

Selain kasus MPAM, Dittipideksus juga mengungkap dugaan manipulasi harga saham oleh PT Narada Asset Manajemen. Ade memaparkan, pola transaksi yang melibatkan afiliasi internal dan nominee tersebut berpotensi menciptakan harga saham semu, sehingga harga pasar tidak mencerminkan nilai fundamental. Hal ini berisiko menyesatkan investor yang mengandalkan harga pasar sebagai acuan keputusan investasi.

Baca Juga  Tips Pinjaman Online Aman Panduan Lengkap Terhindar dari Penipuan

Kasus ini menjadi perhatian penting dalam menjaga integritas pasar modal Indonesia. Penegakan hukum yang transparan dan koordinasi antara OJK dengan aparat diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan investor sekaligus memastikan pasar modal tetap sehat dan berkelanjutan.

Baca berita lainnya: JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait