JurnalLugas.Com – Anak usaha PT Indointernet Tbk (EDGE), PT Digital Gayana Ekagrata (DGE), berhasil mengamankan fasilitas pembiayaan besar sebesar USD 665 juta atau sekitar Rp11,3 triliun. Dana ini ditujukan untuk mendukung pengembangan proyek data center strategis di Indonesia, guna memperkuat infrastruktur digital nasional.
Pinjaman ini diperoleh dari konsorsium bank global dan domestik terkemuka, menegaskan komitmen perusahaan dalam memenuhi permintaan layanan digital yang terus meningkat, termasuk penyimpanan dan pemrosesan data yang cepat dan aman.
Skema Pembiayaan dan Entitas Terkait
DGE bertindak sebagai peminjam utama sekaligus penjamin, bekerja sama dengan Indonet dan afiliasinya, PT Ekagrata Data Gemilang (EDG). Indonet sebagai perusahaan induk memberikan dukungan modal dan manajemen strategis agar proyek berjalan lancar.
“Pendanaan ini kami raih untuk memperkuat kapasitas data center nasional dan meningkatkan daya saing Indonesia di era ekonomi digital,” ujar perwakilan manajemen DGE.
Konsorsium Bank dan Syarat Pinjaman
Beberapa bank yang terlibat dalam fasilitas ini antara lain:
- PT Bank Central Asia Tbk (BCA)
- PT Bank BNP Paribas Indonesia
- Clifford Capital Credit Solutions Pte Ltd
- Crédit Agricole Corporate and Investment Bank
- PT Bank DBS Indonesia
- Oversea‑Chinese Banking Corporation Limited
- Mizuho Bank Ltd
- PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN)
Tenor pinjaman disepakati hingga lima tahun sejak penarikan awal, dengan bunga berdasarkan acuan Term SOFR ditambah margin 2,60 %. Selain itu, terdapat pembatasan operasional tertentu, termasuk larangan transaksi di luar kegiatan usaha inti tanpa persetujuan kreditur.
Peluang Pasar Data Center
Permintaan data center di Indonesia terus meningkat seiring percepatan transformasi digital dan layanan teknologi yang membutuhkan jaringan andal. Peningkatan kapasitas ini juga menjadi pilar penting untuk mendukung layanan berbasis AI, cloud computing, dan berbagai aplikasi digital industri 4.0.
Analis industri menekankan bahwa ekspansi kapasitas data center tidak hanya mendukung perusahaan lokal tetapi juga menarik perusahaan internasional yang ingin memperluas jangkauan di Asia Tenggara.
Pendanaan besar ini memungkinkan EDGE dan anak usahanya memperkuat jaringan digital nasional, mendukung layanan cloud dan aplikasi teknologi tinggi bagi sektor publik maupun swasta. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Indonesia untuk menjadi hub digital regional dalam beberapa tahun ke depan.
Investasi ini juga membuka peluang kerja sama teknologi lebih luas, memperkuat ekosistem digital nasional, dan mempercepat adopsi inovasi di berbagai sektor ekonomi.
Untuk informasi lebih lengkap tentang perkembangan infrastruktur digital dan proyek data center, kunjungi JurnalLugas.Com.
(ED)






