Persipura Kalah Dramatis, Stadion Lukas Enembe Berubah Ricuh, Puluhan Kendaraan Dibakar

JurnalLugas.Com — Atmosfer panas menyelimuti Stadion Lukas Enembe, Kabupaten Jayapura, setelah laga antara Persipura melawan Adhyaksa FC berakhir ricuh pada Jumat malam.

Kekalahan tipis 0-1 yang dialami tim kebanggaan masyarakat Papua itu memicu luapan emosi sejumlah suporter hingga berujung aksi perusakan dan pembakaran kendaraan di sekitar area stadion.

Bacaan Lainnya

Aparat kepolisian kini bergerak cepat untuk mengusut penyebab pasti kerusuhan yang terjadi pasca pertandingan tersebut. Tim Identifikasi Forensik (Inafis) Polda Papua bersama penyidik Reskrim Polres Jayapura masih melakukan pendataan kerusakan sekaligus mengumpulkan bukti di lokasi kejadian.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Cahyo Sukarnito menjelaskan, penyelidikan masih berlangsung dan polisi belum menyimpulkan faktor utama pemicu kericuhan. Namun dari hasil pendalaman awal, kekecewaan suporter diduga menjadi pemantik situasi memanas.

Baca Juga  Pelajar Terlibat Kerusuhan Dago, KDM Siapkan Didikan Barak Militer

“Kerusuhan masih kami dalami, tetapi dugaan sementara dipicu rasa kecewa setelah Persipura kalah dari Adhyaksa FC,” ujar Cahyo di Jayapura, Sabtu, 9 Mei 2026.

Kericuhan itu menyebabkan kerusakan cukup besar. Sedikitnya puluhan kendaraan roda dua dan roda empat dilaporkan dibakar, dirusak, bahkan hilang di tengah situasi yang tidak terkendali. Aparat keamanan yang berjaga di lokasi juga menjadi sasaran saat mencoba meredam massa.

Data sementara yang dihimpun kepolisian mencatat sebanyak 64 kendaraan terdampak akibat aksi anarkis tersebut. Selain kerusakan material, insiden itu juga mengakibatkan korban luka dari pihak aparat maupun masyarakat.

Sebanyak 11 orang dilaporkan mengalami luka-luka, termasuk 10 anggota kepolisian yang saat itu melakukan pengamanan pertandingan. Salah satu personel yang mengalami luka cukup serius adalah Ipda Arjuna dari Polres Jayapura yang kini masih menjalani perawatan medis di RS Bhayangkara.

Baca Juga  Iran Murka! Teheran Resmi Tuding AS Dalangi Kerusuhan, Surat Tegas Dikirim ke Sekjen PBB

“Kondisi anggota yang terluka masih dipantau tim medis karena mengalami cedera saat pengamanan berlangsung,” kata Cahyo.

Hingga kini aparat belum menghitung total kerugian akibat kerusuhan tersebut. Proses pendataan masih terus dilakukan mengingat sejumlah kendaraan dan fasilitas di sekitar stadion mengalami kerusakan cukup parah.

Insiden ini menjadi sorotan karena Stadion Lukas Enembe selama ini dikenal sebagai simbol kebanggaan olahraga masyarakat Papua. Banyak pihak berharap situasi segera kondusif dan kompetisi sepak bola tetap menjadi ruang persatuan, bukan pemicu konflik di tengah masyarakat.

Baca berita dan informasi terbaru lainnya di JurnalLugas.Com

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait