Puluhan Siswa dan Guru MTsN 1 Lasem Rembang Keracunan MBG

JurnalLugas.Com – Dugaan gangguan kesehatan kembali terjadi di lingkungan sekolah wilayah Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Kali ini, puluhan siswa dan guru MTs Negeri 1 Rembang dilaporkan mengalami keluhan seperti mual, pusing, diare hingga badan terasa lemas.

Keluhan tersebut mulai muncul sejak Selasa, 8 September 2026. Para siswa dan guru sebelumnya diketahui mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Rembang Lasem Bonang.

Bacaan Lainnya

Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang kemudian mengerahkan tim medis dan ambulans untuk melakukan pemeriksaan serta skrining terhadap siswa, guru, dan penerima makanan lainnya.

“Dari pemeriksaan awal, sekitar 51 orang dilaporkan menyampaikan keluhan kesehatan. Sebagian besar berada dalam kondisi stabil dan mendapatkan penanganan rawat jalan,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Rembang Ali Syofi’i mengatakan keluhan yang disampaikan sebagian siswa cenderung ringan. Tim medis menemukan puluhan anak mengaku pusing atau merasa tidak enak badan, tetapi kondisi klinis mereka secara umum masih stabil.

Dari keseluruhan kasus yang diperiksa, lima orang harus mendapat penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan. Hasil evaluasi dokter menyebut tiga siswa menjalani rawat inap, sedangkan seorang guru dan satu siswa lainnya sudah diperbolehkan pulang.

Kondisi pasien sejauh ini dinilai relatif ringan. Keluhan diare tercatat sekitar dua hingga tiga kali dalam 24 jam disertai lemas ringan.

Namun, Dinkes Rembang belum memastikan apakah gangguan kesehatan tersebut benar-benar disebabkan makanan MBG.

Ali mengatakan penyebab kejadian masih dalam proses pendalaman. Selain kemungkinan persoalan pada makanan, tim juga mempertimbangkan kemungkinan infeksi bakteri, kontaminasi penyakit maupun penyebaran virus yang terjadi di lingkungan sekitar.

Artinya, dugaan keracunan makanan belum dapat dinyatakan sebagai penyebab pasti sebelum hasil pemeriksaan terhadap korban dan sumber makanan diperoleh.

Kasus di MTsN 1 Rembang menambah daftar kejadian serupa yang dilaporkan terjadi di sejumlah sekolah kawasan Lasem dalam beberapa hari terakhir.

Sebelumnya, pada 3 September 2026, sebanyak 752 siswa SMAN 1 Lasem dilaporkan mengalami keluhan kesehatan dan sebagian mendapat penanganan medis.

Kemudian pada 8 September, sebanyak 271 siswa MAN 2 Rembang juga dilaporkan mengalami mual dan diare. Sebanyak 26 siswa sempat dibawa ke Puskesmas Lasem.

Rangkaian kejadian tersebut membuat keamanan pangan dalam pelaksanaan program MBG kembali menjadi perhatian.

Higienitas, sanitasi, proses pengolahan, hingga distribusi makanan menjadi bagian penting yang perlu diperiksa untuk memastikan makanan yang diterima siswa benar-benar aman.

Dinkes Rembang masih melakukan pemantauan terhadap kondisi siswa dan guru serta menelusuri penyebab pasti keluhan kesehatan yang terjadi di MTsN 1 Rembang.

Untuk informasi berita lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Prabowo Semprot Kritik Ekonom soal MBG, Singgung Dana Triliunan Hilang Selama 34 Tahun

Pos terkait