JurnalLugas.Com – Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) memiliki pengaruh dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Airlangga berpendapat bahwa setiap pemimpin, terutama seorang presiden, pasti memiliki pengaruh tertentu. Pernyataan ini disampaikan saat acara peringatan HUT Ke-75 Theo Sambuaga dan peluncuran buku di Jakarta pada Sabtu, 22 Juni 2024.
Menurut Airlangga, sebagai kepala pemerintahan, Presiden memiliki pengaruh karena infrastruktur Pilkada 2024 disiapkan oleh pemerintah, termasuk anggaran dan keamanan. Namun, dia juga menekankan bahwa pengaruh Jokowi pada Pilkada 2024 tidak sebesar pengaruhnya pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024, mengingat kedua ajang tersebut memiliki dinamika yang berbeda.
Airlangga menjelaskan bahwa pilkada melibatkan 508 kabupaten/kota dan 37 provinsi di Indonesia. Oleh karena itu, menurutnya, yang lebih berpengaruh dalam pilkada adalah kearifan lokal di setiap daerah.






