Kaesang Pangarep Hadiri Rapat DPP PSI di Tengah Polemik Isu Jet Pribadi

JurnalLugas.Com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, akhirnya muncul di hadapan publik setelah menghadiri rapat di Kantor DPP PSI, Jakarta, pada Rabu malam, 4 September 2024. Kehadirannya ini menjadi perhatian, terutama di tengah polemik penggunaan pesawat jet pribadi saat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat.

Setelah menyelesaikan rapat partai yang berlangsung secara tertutup sejak sore hari, Kaesang langsung keluar dari Kantor DPP PSI dan menyapa awak media yang telah menunggunya. “Halo semua, selamat malam,” ucap Kaesang sambil berjalan menuju mobilnya.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Sekjen PKS Aboe Bakar Alhabsyi Jokowi Tawarkan Kaesang Ke Partai di Pilkada Jakarta Ketum PSI Kebohongan Tidak Baik

Dalam interaksi singkat tersebut, putra bungsu Presiden Joko Widodo ini memastikan bahwa dirinya dalam keadaan sehat. Tanpa memberikan pernyataan lebih lanjut, Kaesang segera memasuki mobilnya dan meninggalkan lokasi.

Sementara itu, anggota Dewan Pembina DPP PSI, Ratu Isyana Bagoes Oka, menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan rapat koordinasi rutin yang biasa dilakukan oleh PSI. Dia membantah bahwa rapat tersebut membahas isu mengenai jet pribadi yang digunakan oleh Kaesang dan istrinya, Erina Gudono. “Rapat koordinasi, rapat rutin kok. Rapat rutin tentang PSI,” ungkap Isyana.

Isu penggunaan jet pribadi ini sempat ramai diperbincangkan di media sosial, terutama setelah Erina Gudono membagikan momen perjalanan mereka di Amerika Serikat melalui Instagram. Bahkan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sedang menyiapkan surat undangan kepada Kaesang untuk mengklarifikasi dugaan gratifikasi terkait penggunaan jet pribadi tersebut. “Suratnya sedang dikonsep, surat undangan,” ujar Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, pada Jumat, 30 Agustus 2024.

Baca Juga  Penggunaan Jet Pribadi Kaesang Jelas KPK Bilang Begini

Meskipun sorotan publik terhadap dugaan ini semakin meningkat, Kaesang memilih untuk tidak memberikan komentar terkait polemik tersebut, setidaknya untuk saat ini.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait