Jokowi Jalan Kaki 500 Meter di Hajatan Ujang Bustomi, Warga Langsung Heboh

JurnalLugas.Com — Kedatangan Presiden ke-7 RI Joko Widodo atau Jokowi di hajatan Ustadz Ujang Bustomi, Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, Sabtu (12/9/2026), menjadi perhatian warga.

Bacaan Lainnya

Rombongan Jokowi tiba di titik penyambutan sekitar pukul 10.40 WIB. Warga yang sudah menunggu langsung memadati sisi jalan. Ponsel terangkat, sementara sebagian warga berusaha mendekat untuk melihat langsung kedatangan Jokowi.

Jokowi tampak mengenakan jas biru, peci dan kalung bunga. Ia disambut Ujang Bustomi selaku tuan rumah bersama Bupati Cirebon Imron dan sejumlah pejabat Forkopimda.

Putra Jokowi, Kaesang Pangarep, juga terlihat mendampingi dalam kunjungan tersebut.

Namun, perhatian warga bukan hanya tertuju pada penampilan dan penyambutan Jokowi. Ada satu keputusan yang membuat suasana semakin ramai.

Jokowi memilih berjalan kaki

Di titik penyambutan sebenarnya telah disiapkan kereta kencana Paksi Naga Liman yang didatangkan dari kawasan Gunung Jati. Kereta tradisional tersebut tampil dengan ornamen khas, mulai dari ukiran hingga hiasan bunga melati.

Jokowi ternyata tidak menaikinya.

Ia memilih berjalan kaki menuju Padepokan Anti Galau yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi kedatangan.

Baca Juga  PSI Usung 15 Kader di Pilkada 2024 Kaesang Membuka Ruang ke Anak Muda Berikut Namanya

Langkah Jokowi melewati jalur yang telah dipenuhi warga. Teriakan warga terdengar dari berbagai sisi. Sejumlah warga berusaha bersalaman, sedangkan lainnya mengarahkan kamera ponsel kepada mantan presiden tersebut.

Jokowi beberapa kali menyapa dan menyalami warga yang berada di sepanjang jalan.

Petugas keamanan kemudian membuat barikade agar jalur tetap terbuka. Rombongan juga berjalan di tengah kepadatan warga dengan sejumlah payung menaungi perjalanan.

Marching band ikut mengiringi prosesi tersebut. Kehadiran awak media dan fotografer membuat suasana semakin padat.

Dari kejauhan, kerumunan warga terlihat memanjang mengikuti jalur yang dilalui Jokowi.

Setelah berjalan sekitar 500 meter, Jokowi akhirnya tiba di Padepokan Anti Galau untuk menghadiri walimatul khitan putra bungsu Ujang Bustomi.

Kehadiran Jokowi sebenarnya bukan lagi sekadar isu setelah undangan disampaikan langsung oleh Ujang.

Ujang sebelumnya mendatangi kediaman Jokowi di Solo pada 13 Juli 2026 untuk mengundang mantan presiden tersebut menghadiri acara khitanan anaknya.

“Saya mengundang beliau karena anak saya fans berat beliau,” ujar Ujang ketika itu.

Undangan tersebut akhirnya benar-benar diwujudkan Jokowi dengan datang langsung ke Desa Sinarancang.

Hajatan dengan puluhan ribu undangan

Acara khitanan putra bungsu Ujang Bustomi digelar dalam rangkaian kegiatan sejak Kamis (10/9/2026). Sebelumnya, Ujang memperlihatkan arak-arakan budaya Buroq yang berlangsung di jalan pedesaan.

Rangkaian tersebut menampilkan anak yang dikhitan duduk di atas Buroq berwarna merah muda dan emas. Warga dari berbagai usia ikut menyaksikan arak-arakan.

Untuk acara utama, Ujang sebelumnya menyebut telah menyiapkan sekitar 50.000 undangan.

Besarnya skala acara membuat persiapan dilakukan secara khusus. Karangan bunga ucapan selamat khitanan terlihat di sekitar lokasi, sementara pengamanan disiapkan untuk mengatur pergerakan tamu dan warga.

Di tengah kemeriahan tersebut, kedatangan Jokowi menjadi salah satu momen yang paling mencuri perhatian.

Terlebih, Jokowi memilih berjalan kaki sekitar 500 meter, meski kereta kencana Paksi Naga Liman telah disiapkan di titik penyambutan.

Pilihan tersebut membuat perjalanan singkat menuju lokasi utama berubah menjadi perhatian tersendiri bagi warga yang memenuhi sepanjang jalan.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait