JurnalLugas.Com – Sekretaris National Central Bureau (NCB) Interpol Indonesia, Brigjen Pol. Untung Widyatmoko, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Interpol China untuk proses serah terima buronan berinisial YZ alias Yan Zhenxing. YZ diketahui terlibat dalam kasus perjudian online dan menjadi buronan internasional.
Proses Penangkapan dan Penyerahan YZ
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada Kamis, 5 Desember 2024, Untung menjelaskan bahwa pihaknya telah menghubungi Interpol Beijing untuk memastikan proses penyerahan YZ berjalan lancar. “Tersangka merupakan buronan dari Interpol Beijing. Kami sudah menghubungi pihak mereka untuk segera menyerahterimakan tersangka ini,” jelas Untung.
Sebelumnya, YZ berhasil diamankan oleh Kantor Imigrasi Batam pada Senin, 2 Desember 2024. Penangkapan ini kemudian diikuti dengan penyerahan tersangka oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemen Imipas) kepada NCB Interpol Indonesia pada Kamis, 5 Desember 2024.
Kerugian Besar dari Aktivitas Judi Online
Untung mengungkapkan bahwa YZ terlibat dalam tindak pidana pengumpulan dana masyarakat China melalui situs judi online bernama Makau Zianja. Total dana yang berhasil dihimpun oleh YZ mencapai 130 juta yuan, setara dengan Rp284 miliar.
“Kami menunjukkan komitmen untuk memastikan bahwa wilayah Indonesia tidak menjadi tempat persembunyian bagi pelaku kejahatan transnasional atau buronan Interpol,” tegas Untung.
Kolaborasi Internasional dan Nasional
Untung menekankan bahwa keberhasilan menangkap dan menyerahkan YZ merupakan bukti nyata kolaborasi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan NCB Interpol Indonesia. Kerja sama semacam ini, menurutnya, telah berjalan dengan baik dalam berbagai kasus sebelumnya.
“Kolaborasi ini bukan sekadar kata-kata. Direktorat Jenderal Imigrasi bersama Polri, khususnya melalui Sekretariat NCB Interpol Indonesia, telah berulang kali membuktikan keberhasilan dalam menangani kasus-kasus seperti ini,” jelasnya.
Kasus YZ menunjukkan pentingnya kerja sama internasional dalam menghadapi kejahatan transnasional. Dengan komitmen kuat dari pemerintah Indonesia dan dukungan dari Interpol, wilayah Indonesia terus dipastikan aman dari para pelaku kejahatan lintas negara. Upaya ini juga mempertegas posisi Indonesia sebagai negara yang berperan aktif dalam penegakan hukum internasional.






