BGN Resmi Buka Lagi Pendaftaran Mitra SPPG MBG, Cek Syarat dan Kuotanya

JurnalLugas.Com — Badan Gizi Nasional (BGN) kembali mengumumkan dibukanya portal pendaftaran mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sebelumnya, portal sempat ditutup sementara untuk keperluan monitoring dan evaluasi terhadap pengajuan mitra tahap awal.

Portal pendaftaran itu kembali aktif pada Senin (3 November 2025) pukul 17.00 WIB. Menurut keterangan Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, proses evaluasi terhadap seluruh calon mitra yang telah mendaftar sebelumnya kini telah tuntas.

Bacaan Lainnya

Sony menjelaskan bahwa lembaganya sudah menyaring dan meninjau ulang seluruh data pengajuan yang masuk. Usulan yang tidak menunjukkan kemajuan atau tidak memenuhi standar administrasi langsung dihapus dari sistem untuk menjaga transparansi dan efektivitas program.

Ia menegaskan, pembukaan kembali portal ini menjadi peluang baru bagi pihak-pihak yang belum sempat mendaftar, sekaligus bagian dari upaya BGN memperluas jangkauan pelayanan gizi di seluruh wilayah Indonesia.

Seleksi Mitra Dilakukan Secara Ketat

Sony mengungkapkan bahwa BGN akan memprioritaskan mitra yang benar-benar berkomitmen dalam mendirikan dan mengelola satuan pelayanan gizi. Ia menilai pentingnya integritas serta keseriusan dalam menjalankan tugas, karena program ini bersentuhan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“BGN tidak hanya mencari mitra yang siap membangun fasilitas, tapi juga yang memiliki tanggung jawab sosial tinggi untuk menjalankan misi peningkatan gizi nasional,” ujar Sony menegaskan dalam pernyataannya di Jakarta.

Ia menambahkan, seleksi dilakukan dengan pendekatan objektif berbasis data agar seluruh proses berjalan adil, akuntabel, dan transparan.

Baca Juga  Kepala BGN Dadan Hindayana Anggaran MBG Tanpa CSR BUMN

Fokus Pemerataan Pelayanan Gizi

Dalam penjelasannya, Sony juga mengingatkan agar para calon mitra memilih lokasi yang masih memiliki kuota SPPG. Hal ini dilakukan untuk memastikan pemerataan akses program MBG di berbagai daerah, terutama wilayah terpencil yang masih kekurangan fasilitas pemenuhan gizi.

Menurutnya, sejumlah wilayah di Indonesia telah memenuhi kapasitas satuan pelayanan. Karena itu, calon mitra disarankan untuk memilih kecamatan yang masih memiliki slot kosong. Informasi ketersediaan kuota tersebut dapat diakses langsung melalui portal resmi BGN.

“Tujuan utama kami bukan hanya menambah jumlah mitra, tetapi memastikan setiap daerah memiliki akses yang sama terhadap pelayanan gizi yang memadai,” ujarnya menegaskan.

14 Ribu Lebih Unit SPPG Aktif di 38 Provinsi

Berdasarkan data BGN per 3 November 2025 pukul 09.00 WIB, telah tercatat 14.004 unit SPPG aktif di 38 provinsi di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan bertambahnya mitra baru yang bergabung dalam program.

Kehadiran SPPG di berbagai wilayah dinilai membawa dampak positif terhadap peningkatan ketahanan pangan dan kualitas gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak usia sekolah dan kelompok rentan gizi.

BGN menyatakan akan terus memperkuat sistem monitoring digital untuk memastikan setiap satuan pelayanan yang berdiri benar-benar aktif melaksanakan tugas sesuai standar nasional.

Program Strategis untuk Ketahanan Gizi Nasional

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu program prioritas nasional yang dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan dan memperbaiki pola konsumsi gizi masyarakat. Melalui sistem kemitraan SPPG, BGN berupaya memperluas akses layanan hingga ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Sony menyebut, keberhasilan program ini bergantung pada kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat lokal. Oleh sebab itu, pembukaan kembali portal pendaftaran mitra menjadi langkah strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan fasilitas gizi di seluruh Indonesia.

Baca Juga  Perbedaan Kepala Tim MBG dan Kepala BGN, Ini Kata Mensesneg Prasetyo Hadi

Ia menekankan, BGN berkomitmen menjaga kualitas setiap layanan, bukan hanya dalam jumlah, tetapi juga mutu pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.

“Yang terpenting bagi kami adalah memastikan masyarakat benar-benar merasakan manfaat nyata dari setiap program yang dijalankan,” tuturnya menambahkan.

Dorongan Partisipasi Luas dari Berbagai Sektor

Selain membuka pendaftaran bagi mitra baru, BGN juga mengajak pemerintah daerah, lembaga sosial, dan pelaku usaha lokal untuk ikut berkontribusi dalam memperluas jangkauan program MBG.

Dengan sistem pendaftaran berbasis digital yang kini lebih terbuka dan terintegrasi, proses administrasi diharapkan menjadi lebih cepat, efisien, dan transparan. Langkah ini sekaligus mendukung transformasi pelayanan publik menuju sistem yang lebih adaptif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Pembukaan kembali portal pendaftaran mitra SPPG menjadi bukti nyata komitmen BGN dalam memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Melalui mekanisme seleksi ketat dan berbasis data, lembaga ini berupaya memastikan hanya pihak-pihak yang memiliki komitmen tinggi yang dapat menjadi bagian dari program tersebut.

Program ini tidak hanya berorientasi pada angka, tetapi juga pada pemerataan manfaat dan peningkatan kualitas gizi masyarakat Indonesia secara berkelanjutan.

Untuk informasi resmi mengenai pendaftaran mitra dan ketersediaan kuota wilayah, masyarakat dapat mengakses langsung portal resmi BGN.

Berita dan informasi terkini lainnya dapat dibaca di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait