ODGJ Ngamuk di Purwakarta, Lima Warga Terluka Parah Akibat Sabetan Golok

Ilustrasi Penganiayaan dengan Senjata Tajam
Ilustrasi Penganiayaan dengan Senjata Tajam

JurnalLugas.Com — Suasana tenang di Desa Cimara Hilir, Kecamatan Maniis, mendadak mencekam setelah seorang pria diduga ODGJ mengamuk dan membacok warga menggunakan sebilah golok. Aksi kekerasan yang berlangsung cepat itu membuat lima orang mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

Empat korban kini ditangani di IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta dengan luka berat di bagian kepala, bahu, serta leher. Sementara satu korban lainnya mendapatkan perawatan lanjutan di RSUD Cianjur.

Bacaan Lainnya

Pelaku bernama Deni Supriyani, warga setempat, disebut-sebut memiliki riwayat gangguan kejiwaan. Aksinya dipicu perselisihan internal keluarga sebelum akhirnya menyerang warga sekitar tanpa pandang bulu.

Baca Juga  Natalius Pigai Pengusutan Kasus Marsinah Tanggung Jawab Komnas HAM dan Polisi

Kapolres Purwakarta, AKBP I Dewa Putu Gede Anom D., menjelaskan bahwa informasi awal dari warga menunjukkan pelaku memang memiliki catatan masalah kesehatan mental.
“Berdasarkan keterangan masyarakat, pelaku berinisial DS ini sudah lama menunjukkan tanda-tanda gangguan kejiwaan,” terangnya dengan bahasa diplomatis.

Dari keterangan warga di lokasi, pelaku semula membawa golok dengan tujuan menyerang ayahnya. Namun, upayanya tidak berhasil dan ia justru beralih membacok siapa pun yang berada di dekatnya.

Salah satu korban, Nia, mengaku tidak menyangka dirinya menjadi sasaran serangan brutal tersebut.
“Saya lagi jalan nanjak, tiba-tiba dia muncul dan langsung nyabet bahu saya pakai golok,” ungkapnya sambil menahan sakit.

Setelah menyerang lima warga, Deni mencoba kabur. Tetapi upayanya digagalkan oleh puluhan warga yang langsung mengejarnya. Pelaku kemudian diamankan di Mapolsek Maniis sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit jiwa di Cisarua, Bandung, untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.

Baca Juga  Keji Istri Ditusuk Suami Saat Ambil Ijazah Anak di Sekolah

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan penting bagi masyarakat untuk peka terhadap kondisi warga sekitar, terutama mereka yang memiliki indikasi gangguan kejiwaan dan berpotensi membahayakan lingkungan.

Berita selengkapnya dan informasi terbaru lainnya dapat dibaca di:
JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait