JurnalLugas.Com — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengungkap dugaan praktik korupsi di lingkungan perpajakan. Dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di wilayah Jakarta Utara dan sekitarnya, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti bernilai fantastis, termasuk logam mulia dan uang tunai dengan total nilai sekitar Rp6 miliar.
OTT ini menyasar pihak-pihak yang diduga terlibat dalam transaksi ilegal terkait Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jakarta Utara. Dari hasil penyelidikan awal, KPK mengamankan delapan orang yang terdiri dari empat aparatur pajak serta empat pihak swasta yang berstatus sebagai wajib pajak.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan penyitaan tersebut. Ia menyampaikan bahwa barang bukti yang diamankan tidak hanya berupa uang rupiah, tetapi juga mata uang asing dan logam mulia. “Nilai totalnya kurang lebih mencapai Rp6 miliar,” ujar Budi saat memberikan keterangan di Jakarta, Sabtu (10/1/2026).
Meski demikian, KPK belum merinci secara detail jenis maupun jumlah logam mulia yang disita. Menurut Budi, saat ini fokus utama penyidik adalah mendalami peran masing-masing pihak yang terjaring OTT. “Nanti akan kami sampaikan secara lengkap setelah proses pemeriksaan awal selesai,” katanya singkat.
Delapan orang tersebut ditangkap di beberapa lokasi berbeda di kawasan Jabodetabek pada Jumat malam (9/1/2026). Hingga kini, mereka masih menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK. Lembaga antirasuah juga akan segera menggelar ekspose perkara untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, apakah ditetapkan sebagai tersangka atau tidak.
Kasus ini menambah daftar panjang OTT KPK di sektor perpajakan, yang selama ini dinilai rawan praktik suap dan gratifikasi. Publik pun menanti langkah tegas KPK untuk mengusut tuntas perkara ini hingga ke akar, termasuk kemungkinan adanya aliran dana lain atau keterlibatan pihak tambahan.
Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi adanya OTT terkait pegawai pajak di wilayah Jakarta Utara pada Sabtu pagi, yang langsung menyita perhatian masyarakat karena nilai barang bukti yang cukup besar.
Baca juga berita investigatif dan analisis hukum lainnya hanya di JurnalLugas.Com https://jurnalluguas.com






