JurnalLugas.Com — Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,2 mengguncang wilayah sekitar Ruteng, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (16/8/2026) pagi.
Berdasarkan informasi BMKG, gempa tersebut tercatat terjadi pada pukul 06.12.54 WIB. Pusat gempa berada di koordinat 7,87 derajat Lintang Selatan dan 120,64 derajat Bujur Timur.
Lokasi episentrum disebut berada sekitar 84 kilometer timur laut Ruteng-Manggarai, NTT. Gempa tergolong cukup dangkal karena memiliki kedalaman hanya 10 kilometer.
Kedalaman tersebut membuat guncangan berpotensi dirasakan oleh masyarakat di wilayah sekitar pusat gempa.
Namun, data BMKG pada pembaruan tersebut belum mencantumkan hasil pengukuran dampak berdasarkan peralatan akselerometer maupun laporan kerusakan bangunan.
Hal yang menjadi perhatian, BMKG memastikan gempa tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Dengan demikian, tidak terdapat peringatan tsunami yang dikeluarkan terkait kejadian gempa tersebut.
Meski demikian, masyarakat di sekitar wilayah terdampak tetap diminta meningkatkan kewaspadaan. BMKG memberikan arahan agar warga berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan.
Imbauan tersebut penting mengingat gempa susulan dapat terjadi setelah gempa utama. Masyarakat yang merasakan guncangan disarankan tetap tenang, menghindari bangunan yang mengalami kerusakan, serta mengikuti informasi resmi dari BMKG dan instansi kebencanaan setempat.
Gempa pagi ini menambah catatan aktivitas kegempaan di kawasan Nusa Tenggara Timur yang dikenal berada di wilayah dengan aktivitas tektonik cukup tinggi.
Karena itu, kesiapsiagaan masyarakat menjadi salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko apabila terjadi guncangan berikutnya.
Untuk sementara, informasi BMKG menunjukkan status kejadian tersebut tidak berpotensi tsunami. Data mengenai dampak gempa juga masih dapat diperbarui seiring masuknya laporan dari wilayah yang merasakan getaran.
Masyarakat diimbau tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi dan menjadikan kanal resmi BMKG sebagai rujukan utama untuk mengetahui perkembangan gempa.
Baca berita dan informasi terbaru lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
(Catur)






