JurnalLugas.Com – Sight Investment Company Pte Ltd, sebuah entitas bisnis yang berbasis di Singapura, telah mengakuisisi saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dengan harga penawaran sebesar Rp2.850 per saham.
Menurut informasi tender offer, objek transaksi ini mencakup 5,8 miliar saham SILO yang bernilai nominal Rp12,5 per saham. Jumlah tersebut mewakili 45 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor penuh dalam SILO. Total nilai penawaran tender sukarela ini mencapai hingga Rp16,68 triliun, sebagaimana dinyatakan dalam informasi tambahan pada Senin, 5 Agustus 2024.
Per akhir Juni 2024, Sight Investment telah memegang 10,4 persen saham SILO. Jumlah maksimum saham SILO yang dapat dimiliki Sight Investment mencapai 7,2 miliar saham atau setara dengan 55,4 persen dari total saham.
Periode penawaran tender offer dimulai dari 29 Juli hingga 27 Agustus 2024. Untuk melaksanakan administrasi aksi korporasi ini, Sight Investment menunjuk PT BNI Sekuritas.
Rencana Masa Depan Siloam Hospitals
Dalam pernyataan terpisah, Sight Investment mengungkapkan komitmennya untuk mendukung pengembangan kegiatan Siloam Hospitals. Mereka memastikan bahwa SILO akan tetap tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sight Investment memiliki tiga fokus utama untuk pengembangan Siloam Hospitals. Pertama, mereka akan memperluas skala dan fasilitas rumah sakit, termasuk peralatan medis. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan kompleksitas kasus yang ditangani dan kualitas klinis, dengan tujuan memberikan layanan terbaik bagi pasien.
Kedua, perusahaan berencana memperluas usaha secara selektif ke daerah-daerah baru guna menjangkau segmen populasi yang lebih besar.
Ketiga, fokus mereka adalah meningkatkan profitabilitas dengan mendorong inisiatif efisiensi pengadaan. “Kami juga akan terus menginvestasikan belanja modal untuk meningkatkan hasil pelayanan klinis dan memberikan pengalaman tanpa hambatan kepada pasien,” kata pihak Sight Investment.
Dengan strategi ini, Sight Investment berharap dapat membawa Siloam Hospitals ke tingkat yang lebih tinggi dalam memberikan layanan kesehatan berkualitas kepada masyarakat.






