Starboard Value Akuisisi Saham Starbucks Corp Reaksi Pasar Melonjak

JurnalLugas.Com – Starboard Value, sebuah perusahaan investasi yang dikenal dengan pendekatan aktivisnya, dilaporkan telah mengakuisisi saham di Starbucks Corp. Namun, rincian jumlah saham yang dimiliki atau tujuan dari investasi ini belum terungkap secara jelas. Menurut laporan Wall Street Journal yang mengutip sumber internal, informasi lebih lanjut mengenai keterlibatan Starboard masih belum tersedia untuk publik.

Hingga kini, Starbucks belum memberikan tanggapan terkait laporan ini, dan pihak Starboard belum dapat dihubungi untuk memberikan komentar resmi. Meski demikian, reaksi pasar terhadap berita ini tampak positif dengan saham Starbucks mengalami kenaikan sebesar 2,9% pada perdagangan after-hours di New York pada pukul 16:55.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  BEI Suspensi Saham PT Green Power Group Tbk (LABA) Usai Melonjak 100 Persen Imbas Rencana Akuisisi dan Ekspansi EV

Starbucks sendiri sudah terlibat dalam diskusi dengan investor aktivis lainnya, yaitu Elliott Investment Management. CEO Starbucks, Laxman Narasimhan, mengungkapkan bahwa percakapan dengan Elliott telah berjalan dengan “konstruktif” pada akhir Juli lalu.

Saat ini, Starbucks menghadapi tantangan signifikan, termasuk penurunan permintaan yang berdampak pada penurunan penjualan berturut-turut selama dua kuartal untuk toko-toko yang sudah beroperasi lebih dari setahun.

Baca Juga  PANI Kuasai 90% Saham CBDK Mulai Desember Ini Dampaknya bagi Investor

Selain itu, perusahaan juga menghadapi kritik tajam dari Howard Schultz, mantan CEO dan investor individu terbesarnya, yang secara terbuka menyoroti kepemimpinan senior atas kinerja perusahaan yang tidak memuaskan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait