JurnalLugas.Com – Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni, memberikan apresiasi atas langkah konkret yang diambil Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam memberantas praktik premanisme di tengah masyarakat. Ia menilai, kerja nyata Polri telah menghadirkan rasa aman dan nyaman, terutama melalui penindakan terhadap preman berkedok ormas dan pelaku pungli.
“Saya ingin soroti upaya Polri dalam memberantas premanisme. Kita lihat sekarang, mereka tidak hanya menyasar preman jalanan, tapi juga yang berkedok ormas, pelaku parkir liar, hingga pungli yang sangat meresahkan,” ujar Sahroni, Selasa (1/7/2025).
Menurutnya, pendekatan tegas Polri ini memberikan dampak langsung terhadap kehidupan masyarakat. Ia mencontohkan pelaksanaan Operasi Berantas Jaya, di mana ribuan preman dan atribut ormas berhasil diamankan dalam waktu singkat.
“Selama 15 hari Operasi Berantas Jaya, ada 3.599 preman yang ditangkap. Polisi juga menertibkan 1.804 atribut ormas dan 130 pos ormas yang melanggar aturan. Ini bukti penegakan hukum yang masyarakat rindukan, tanpa pandang bulu,” lanjutnya.
Sahroni menambahkan bahwa langkah Polri tersebut tidak hanya sekadar penindakan, tapi juga mencerminkan komitmen institusi dalam menciptakan ketertiban umum secara menyeluruh. Ia menilai tindakan ini membuktikan bahwa negara hadir untuk melindungi warganya dari praktik ilegal yang mengganggu ketenteraman publik.
Dalam momentum peringatan HUT Bhayangkara ke-79, Sahroni menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Polri dan memuji kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo yang menurutnya konsisten menjawab kegelisahan masyarakat.
“Selamat HUT Bhayangkara ke-79. Di bawah komando Pak Sigit, Polri benar-benar menunjukkan komitmen menjaga keamanan warga,” tuturnya.
Polri sendiri menyatakan bahwa operasi penindakan terhadap premanisme ini akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjamin stabilitas sosial di berbagai wilayah.
Baca berita lengkap lainnya di JurnalLugas.Com






