Rahayu Saraswati Keponakan Prabowo Mundur dari DPR RI Setelah Ucapannya Kontroversial

JurnalLugas.Com — Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo, keponakan Presiden Prabowo Subianto, resmi mengundurkan diri sebagai Anggota DPR RI. Keputusan ini diambil setelah pernyataannya dalam sebuah podcast beberapa waktu lalu menimbulkan kontroversi dan dianggap menyakiti banyak pihak.

Melalui akun Instagram pribadinya @rahayusaraswati, Rahayu menyampaikan permintaan maaf atas ucapan yang menimbulkan polemik. “Dengan ini, saya menyatakan pengunduran diri saya sebagai Anggota DPR RI kepada Fraksi Partai Gerindra,” ujar Rahayu dalam unggahan video pada Rabu, 10 September 2025.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Hasyim Asy'ari KPU Tegaskan Caleg Terpilih Tidak Wajib Mundur Jika Ikuti Pilkada sesuai UU No. 10 Tahun 2016 dan Putusan MK Nomor 12/PUU-XXII/2024

Rahayu menjelaskan bahwa pernyataannya dalam podcast tersebut disalahpahami. Menurut dia, ada potongan video berdurasi dua menit lebih yang dipisah dan diedit sehingga menimbulkan persepsi negatif di masyarakat. “Potongan itu digunakan pihak-pihak tertentu untuk menyulut kemarahan publik,” katanya.

Ia menegaskan bahwa tujuan awal pernyataannya adalah mendorong semangat entrepreneurship, khususnya di era transformasi digital dan ekonomi kreatif. Rahayu menekankan, dia tidak pernah berniat meremehkan upaya masyarakat, termasuk para anak muda yang tengah berjuang menghadapi tantangan hidup.

“Saya memahami kata-kata saya telah menyakiti banyak pihak, terutama mereka yang berjuang untuk menghidupi keluarga dan bertahan hidup. Kesalahan sepenuhnya ada pada saya,” tegas Rahayu.

Baca Juga  Natalius Pigai Halaman DPR RI Bisa Jadi Alun-Alun Demokrasi

Pengunduran diri Rahayu dari DPR RI menandai langkah politik penting, sekaligus menjadi peringatan bagi publik dan politisi untuk lebih berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan di ruang publik.

Informasi lebih lanjut dapat diakses melalui JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait