Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah Mewah di Medan Polonia, 2 Orang Tewas

JurnalLugas.Com – Suasana tenang di kawasan elit Grand Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Sumatera Utara, mendadak berubah mencekam setelah sebuah ledakan besar menghancurkan satu unit rumah mewah pada Senin (20/7/2026) sore.

Dentuman keras yang terdengar hingga puluhan meter itu memicu kepanikan warga dan menyebabkan bangunan ambruk seketika.

Bacaan Lainnya

Peristiwa tersebut mengakibatkan sedikitnya dua orang meninggal dunia setelah tertimbun material bangunan.

Keduanya diketahui merupakan penghuni rumah dan seorang asisten rumah tangga (ART).

Hingga proses evakuasi berlangsung, petugas gabungan juga masih berupaya mencari satu korban lain yang diduga masih berada di bawah reruntuhan.

Dentuman Keras Guncang Permukiman

Ledakan yang terjadi sekitar sore hari itu tidak hanya merobohkan bangunan utama, tetapi juga menimbulkan getaran yang dirasakan warga di sekitar lokasi.

Sejumlah kaca rumah di sekitar kompleks dilaporkan pecah akibat kuatnya tekanan ledakan.

Al, seorang pekerja bangunan yang sedang melakukan aktivitas di rumah sebelah lokasi kejadian, mengaku berada sangat dekat dengan sumber ledakan saat insiden terjadi.

“Ledakannya sangat kuat. Bangunan di sekitar ikut bergetar dan kaca-kaca pecah,” kata Al kepada wartawan di lokasi.

Menurutnya, suara ledakan diperkirakan masih terdengar hingga radius sekitar 40 sampai 50 meter.

Warga yang mendengar dentuman spontan berhamburan keluar rumah karena mengira terjadi gempa atau ledakan besar lainnya.

Korban Tewas Tertimbun Bangunan

Berdasarkan informasi sementara di lokasi, dua korban yang ditemukan meninggal dunia diduga tidak sempat menyelamatkan diri ketika bangunan runtuh.

Selain korban meninggal, dua orang lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi mengalami luka-luka.

Keduanya diduga merupakan pekerja yang sedang melakukan renovasi rumah saat ledakan terjadi sehingga berhasil keluar sesaat setelah bangunan ambruk.

Sementara itu, tim penyelamat masih melakukan penyisiran terhadap sisa bangunan guna memastikan tidak ada korban lain yang masih tertimbun.

Rumah Sedang Direhabilitasi

Keterangan saksi menyebutkan rumah yang menjadi pusat ledakan tengah menjalani proses renovasi.

Aktivitas pembangunan diketahui telah berlangsung beberapa waktu sebelum insiden terjadi.

Al mengaku mengetahui kondisi tersebut karena dirinya juga bekerja di proyek bangunan yang berada tepat di samping rumah yang mengalami ledakan.

Keberadaan pekerja proyek di lokasi diduga menjadi alasan mengapa terdapat korban luka selain penghuni rumah.

Penyebab Ledakan Masih Didalami

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti ledakan belum dapat dipastikan. Sejumlah dugaan sempat muncul, termasuk kemungkinan berkaitan dengan instalasi gas yang berada di kawasan tersebut.

Namun, belum ada keterangan resmi dari aparat mengenai sumber ledakan.

Saksi mata juga mengaku tidak melihat kobaran api besar setelah ledakan terjadi sehingga penyebabnya masih menunggu hasil penyelidikan.

Polisi bersama tim laboratorium forensik dan instansi terkait telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Garis polisi dipasang mengelilingi area untuk mengamankan lokasi sekaligus memudahkan proses investigasi.

Proses Evakuasi Berlangsung Intensif

Tim gabungan dari kepolisian, pemadam kebakaran, BPBD, serta relawan terus melakukan evakuasi menggunakan alat berat dan peralatan penyelamatan untuk mengangkat material bangunan yang menimpa korban.

Selain fokus pada pencarian korban, petugas juga mendata tingkat kerusakan bangunan di sekitar lokasi yang terdampak gelombang ledakan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mendekati area kejadian selama proses evakuasi dan penyelidikan berlangsung demi menjaga keselamatan serta kelancaran investigasi.

Hingga Senin malam, aparat masih mengumpulkan berbagai barang bukti dan keterangan saksi guna mengungkap penyebab pasti ledakan yang menghancurkan rumah mewah tersebut.

Ikuti perkembangan berita terbaru dan informasi terpercaya lainnya hanya di JurnalLugas.Com: https://jurnallugas.com

(Agus Sitorus)

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca Juga  Daftar Nama Korban Ledakan Amunisi TNI di Garut Termasuk Perwira Tinggi

Pos terkait