Djarot Saiful Hidayat Biar Semut Melawan Gajah Bobby Belum Tentu Menang Kita Lawan Trah Jokowi

JurnalLugas.Com – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah memastikan akan mengusung pasangan calon sendiri dalam Pilkada Sumatera Utara (Sumut) mendatang. Keputusan ini diambil meski tujuh partai politik besar lainnya telah memberikan dukungan kepada Wali Kota Medan, Bobby Nasution, sebagai calon gubernur.

PDIP memiliki kekuatan yang cukup di DPRD Sumut dengan 21 dari 100 kursi, yang lebih dari ambang batas pencalonan sebesar 20%. Hal ini memungkinkan mereka untuk mengusung calon tanpa memerlukan koalisi dengan partai lain.

Bacaan Lainnya

“Kita akan bentuk koalisi sendiri. Biarkan semut melawan gajah,” kata Ketua DPP PDIP, Djarot Saiful Hidayat.

Djarot menegaskan bahwa PDIP tidak akan membiarkan menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi) tersebut melawan kotak suara kosong. Ia memastikan bahwa masyarakat Sumut akan memiliki pilihan lain pada pilkada mendatang.

Baca Juga  Edy-Hasan Tuntut Diskualifikasi dan PSU Pilgub Sumut Ke MK

“Perlu dicatat sejarah perpolitikan. Sejak masa Pak Jokowi, anak-anak, menantu, serta keluarga terdekatnya terlibat aktif di politik,” kata Djarot.

Ia menambahkan, “Sejak Presiden Soekarno, Pak Harto, Pak Habibie, Gus Dur, Bu Mega, dan Pak SBY; baru kali ini mulai dari anaknya, menantunya, mungkin cucunya akan disiapkan masuk politik.”

Djarot menyatakan bahwa perlawanan terhadap trah Jokowi bukan hanya sekadar pertarungan politik. Ia menekankan bahwa setiap orang berhak untuk terlibat dalam politik praktis, namun harus tetap memegang moral dan etika, serta tidak mengubah aturan demi kepentingan tertentu.

Saat ini, Bobby Nasution telah mendapatkan dukungan dari tujuh partai politik besar, yaitu Partai Gerindra, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Nasdem, PAN, PKS, dan PKB. Total dukungan dari tujuh partai ini mencapai 72 kursi di DPRD Sumut.

Sementara itu, PDIP hanya memiliki dukungan dari partai-partai kecil yang tidak lolos ke DPR, seperti Partai Hanura dengan 5 kursi, PPP dengan 1 kursi, dan Partai Perindo dengan 1 kursi.

Baca Juga  KPK Panggil Bobby Nasution? Setyo, “Semua Terlihat Setelah Dewas Selesai Klarifikasi”

Meskipun demikian, menurut Djarot, Bobby belum tentu menang karena masih harus mencari sosok calon wakil gubernur yang tepat. Ia yakin PDIP bisa unggul jika menemukan pasangan calon yang diterima masyarakat.

Saat ini, PDIP sedang mempertimbangkan beberapa nama, termasuk mantan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi, mantan Bupati Tapanuli Utara Nikson Nababan, hingga Ketua DPRD Sumut Sutarto.

“Semuanya masih mungkin terjadi. Maka perlu ada diskusi, kerja sama, komunikasi terus menerus, dan penjajakan yang mendalam sambil tetap mendengarkan aspirasi dari bawah,” tutur Djarot.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait