JurnalLugas.Com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan sebagian besar wilayah Indonesia akan didominasi cuaca berawan hingga berawan tebal pada Senin, 27 Juli 2026.
Meski demikian, sejumlah daerah masih berpotensi mengalami hujan ringan hingga hujan yang disertai petir.
Masyarakat di berbagai wilayah diimbau tetap memantau pembaruan informasi cuaca sebelum beraktivitas, terutama bagi yang memiliki rencana perjalanan darat, laut, maupun udara.
Prakirawan BMKG, Diah, menyampaikan bahwa kondisi atmosfer pada hari ini masih mendukung terbentuknya tutupan awan di banyak daerah sehingga langit cenderung tampak mendung sepanjang hari.
Wilayah yang Diprakirakan Berawan hingga Berawan Tebal
BMKG memprediksi kondisi berawan hingga berawan tebal akan mendominasi sejumlah kota besar di Indonesia.
Daerah yang diperkirakan mengalami kondisi tersebut meliputi:
- Banda Aceh
- Pekanbaru
- Padang
- Bengkulu
- Palembang
- Bandar Lampung
- Serang
- Jakarta
- Bandung
- Semarang
- Pontianak
- Palangkaraya
- Banjarmasin
- Kupang
- Makassar
- Sorong
- Manokwari
- Jayapura
- Merauke
Menurut Diah, kondisi langit yang dipenuhi awan ini menjadi karakter cuaca yang paling banyak muncul di berbagai wilayah Indonesia pada hari ini.
Selain dominasi awan, BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terhadap potensi hujan yang disertai petir di Tanjung Selor.
Masyarakat di wilayah tersebut diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang dapat disertai kilat, angin kencang, maupun penurunan jarak pandang.
“Hujan disertai petir berpotensi terjadi di Tanjung Selor,” ujar Diah dalam prakiraan cuaca yang disampaikan di Jakarta.
Sejumlah Kota Berpotensi Diguyur Hujan
Sementara itu, hujan dengan intensitas ringan diperkirakan turun di beberapa wilayah Indonesia.
Daerah yang berpotensi mengalami hujan ringan antara lain:
- Medan
- Tanjung Pinang
- Pangkal Pinang
- Samarinda
- Denpasar
- Mataram
- Kendari
- Mamuju
- Palu
- Ambon
- Jayawijaya
Meski tergolong ringan, masyarakat tetap disarankan membawa perlengkapan seperti payung atau jas hujan ketika beraktivitas di luar ruangan.
Berbeda dengan sebagian besar wilayah lain, Kota Surabaya diperkirakan menikmati kondisi cerah berawan.
Cuaca tersebut memberikan peluang aktivitas luar ruangan berlangsung lebih nyaman, meski masyarakat tetap perlu mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Selain Surabaya, BMKG juga memprakirakan kondisi cerah berawan berpotensi terjadi di:
- Gorontalo
- Manado
- Ternate
Jambi dan Yogyakarta Berpotensi Mengalami Udara Kabur
BMKG turut memprakirakan adanya potensi udara kabur di Kota Jambi dan Yogyakarta.
Fenomena ini dapat menyebabkan jarak pandang sedikit berkurang, terutama pada pagi atau malam hari. Pengendara kendaraan bermotor diimbau lebih berhati-hati dengan menjaga kecepatan dan menyalakan lampu kendaraan bila diperlukan.
BMKG mengingatkan bahwa prakiraan cuaca bersifat dinamis dan dapat berubah mengikuti perkembangan kondisi atmosfer.
Oleh karena itu, masyarakat disarankan terus memantau informasi cuaca terbaru, khususnya bagi nelayan, pelaku transportasi, petani, hingga warga yang akan melakukan perjalanan antarkota.
Kewaspadaan terhadap potensi hujan, petir, maupun perubahan cuaca secara tiba-tiba dinilai penting untuk meminimalkan risiko gangguan aktivitas dan menjaga keselamatan.
Baca berita cuaca, bencana, dan informasi terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com: https://JurnalLugas.Com
(Catur)






