JurnalLugas.Com — Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Dedy Nur Palakka menilai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memiliki peluang untuk tampil sebagai salah satu kandidat kuat menuju kursi Presiden RI.
Dedy melihat gaya politik Dedi Mulyadi yang aktif turun langsung ke tengah masyarakat menjadi salah satu kekuatan politiknya. Pendekatan tersebut dinilainya memiliki kemiripan dengan gaya blusukan yang pernah menjadi ciri khas Presiden Joko Widodo.
Melalui akun X pribadinya, Dedy menyebut pendekatan politik Dedi Mulyadi sebagai “Jokowisme” atau blusukan.
Menurut dia, pola komunikasi langsung dengan masyarakat dapat menjadi modal penting bagi seorang tokoh untuk membangun popularitas di tingkat nasional.
“Beliau punya peluang besar menjadi pemimpin nasional,” tulis Dedy dalam unggahannya yang dikutip Selasa, 8 September 2026.
Nama Dedi Mulyadi belakangan juga disebut dalam sejumlah hasil survei politik. Selain tingkat kepuasan terhadap kinerjanya sebagai Gubernur Jawa Barat, elektabilitasnya sebagai figur politik nasional turut menjadi perhatian.
Materi survei yang disampaikan menunjukkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Dedi Mulyadi mencapai 95,5 persen. Infrastruktur jalan, pendidikan, layanan kesehatan, serta kebijakan yang dinilai responsif disebut menjadi sejumlah faktor pendukung.
Di sisi elektabilitas, Dedi Mulyadi juga diklaim berada di posisi atas dengan angka sekitar 41–42 persen dalam survei yang disebut dirilis pada September 2026.
Meski demikian, angka survei merupakan gambaran pada periode tertentu dan bukan hasil pemilihan. Dinamika politik nasional masih dapat berubah seiring perkembangan kebijakan, popularitas tokoh, serta respons masyarakat terhadap kinerja pemerintah.
Baca berita dan informasi aktual lainnya hanya di JurnalLugas.Com.
(Soefriyanto)






