Dugaan Penganiayaan Remaja 17 Tahun Warga Desa Kampung Bilah oleh Sekuriti Kelapa Sawit di Perkebunan Sennah Bilah Hilir Labuhanbatu

Ilustrasi Korban Predator Seksual Anak

JurnalLugas.Com – Seorang remaja berinisial MY (17), warga Dusun Tolok, Desa Kampung Bilah, Kecamatan Bilah Hilir, diduga menjadi korban penganiayaan oleh seorang penjaga keamanan (Sekuriti) di sebuah perkebunan kelapa sawit.

Insiden tersebut terjadi pada Jumat, 10 Mei 2024, sekitar pukul 18.00 WIB di jalan Bibitan Perkebunan Sennah, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu. Kejadian bermula ketika MY sedang duduk di atas sepeda motor di tepi jalan dusun tersebut.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Fakta Terbaru Kapolda DIY Soal Mahasiswa Rheza Sendy Meninggal Usai Aksi

Saat itu, dua orang lelaki, R dan T, melintas dengan sepeda motor. Setelah berhenti, R mendekati MY dan melontarkan kata-kata kasar yang tidak pantas.

MY mengungkapkan bahwa R mengatakan, “Apa seleramu? Aku dendam lihatmu. Betumbuk lah kita.” MY menjawab dengan tenang, “Aku tidak mau ribut denganmu. Jangan cari masalah denganku.”

Adu mulut terjadi antara keduanya, hingga R emosi dan menendang dada MY, membuat MY jatuh dari sepeda motornya.

Tidak berhenti di situ, R juga memukul pelipis mata kanan MY sebanyak tiga kali. Rekannya, T, akhirnya memisahkan mereka.

Akibat penganiayaan tersebut, MY mengalami bengkak di dada dan luka di pelipis mata kanan.

Baca Juga  Polisi Ungkap Fakta Tragedi Pembunuhan Tiga Anggota Keluarga di Situbondo

Keluarga MY segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Bilah Hilir. Mereka berharap kasus ini cepat diselidiki dan diproses agar MY mendapatkan keadilan, serta pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal.

Tim Media Jurnallugas.com telah mengkonfirmasi laporan ini ke pihak Polsek, dan kasus ini sedang dalam proses tindak lanjut di Polres Labuhanbatu. (Reza)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait