JurnalLugas.Com – Kejaksaan Agung (Kejagung) melakukan penyegaran organisasi melalui rotasi dan promosi sejumlah pejabat strategis.
Salah satu perubahan yang menjadi sorotan adalah pergantian posisi Direktur Penyidikan (Dirdik) pada Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), yang kini resmi diemban oleh Rinaldi Umar.
Kebijakan tersebut merupakan bagian dari mutasi pejabat struktural yang ditetapkan Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui Surat Keputusan Jaksa Agung RI Nomor 831 Tahun 2026 tertanggal 22 Juli 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai upaya memperkuat kinerja institusi sekaligus menjaga kesinambungan pelayanan penegakan hukum.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, menjelaskan bahwa rotasi merupakan agenda rutin dalam tata kelola organisasi.
“Rotasi dan promosi merupakan bagian dari penyegaran organisasi serta pengisian jabatan agar pelayanan kepada masyarakat dan penegakan hukum berjalan optimal,” ujar Anang, Rabu 22 Juli 2026.
Rinaldi Umar Isi Posisi Strategis Jampidsus
Dalam mutasi kali ini, Rinaldi Umar dipercaya menggantikan Syarief Sulaeman Nahdi sebagai Direktur Penyidikan Jampidsus.
Sebelum mendapat amanah baru tersebut, Rinaldi menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.
Nama Rinaldi dikenal memiliki pengalaman dalam penanganan perkara tindak pidana khusus.
Ia pernah tergabung dalam Tim 9 yang menangani penyidikan dugaan korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) pada perkara PT Asabri selama periode 2020–2024.
Sementara itu, pejabat sebelumnya, Syarief Sulaeman Nahdi, mendapat penugasan baru sebagai Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen.
Delapan Kepala Kejaksaan Tinggi Berganti
Selain pergantian di lingkungan Jampidsus, Kejaksaan Agung juga melakukan penyegaran pada jajaran kepala kejaksaan tinggi (Kajati) di sejumlah provinsi. Delapan pejabat resmi menempati posisi baru, yaitu:
- Muhammad Syarifuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan.
- Sri Kuncoro sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Istimewa Yogyakarta.
- Chatarina Muliana sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur.
- Teuku Rahmatsyah sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Aceh.
- Sukarman Sumarinton sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan.
- Herry Hermanus Horo sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Banten.
- Taufan Zakaria sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung.
- Transiswara Adhi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Rotasi pejabat di lingkungan Kejaksaan RI merupakan mekanisme yang lazim dilakukan untuk memperkuat efektivitas organisasi, memperluas pengalaman kepemimpinan, sekaligus memastikan roda penegakan hukum tetap berjalan secara profesional.
Dengan hadirnya jajaran baru di sejumlah posisi strategis, Kejaksaan Agung diharapkan mampu meningkatkan koordinasi, mempercepat penyelesaian perkara, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Baca berita nasional dan perkembangan hukum terbaru lainnya di JurnalLugas.Com.
(Soefriyanto)






